HomeNear RailwayWaspada Tinggi Hadapi “Si Ular Besi”

Waspada Tinggi Hadapi “Si Ular Besi”

6-ezgif.com-png-to-webp-converter

Karakteristik Bahaya Kereta Api

Bekerja di dekat rel kereta api (proyek konstruksi jembatan, perawatan sinyal, dll) memiliki risiko unik. Kereta api berbeda dengan truk atau mobil.

  • Jarak Pengereman Panjang: Kereta yang melaju cepat butuh jarak hingga 1 km untuk berhenti total. Mereka tidak bisa mengerem mendadak untuk Anda.
  • Efek Senyap: Kereta modern atau kereta listrik seringkali lebih sunyi dari yang diduga, apalagi jika ada angin atau kebisingan alat proyek.
  • Ilusi Kecepatan: Dari depan, kereta terlihat bergerak lebih lambat daripada kecepatan aslinya.

Prosedur Keselamatan Area Rel

  • Zona Aman & Zona Bahaya: Pahami batas jarak aman (biasanya > 2-3 meter dari rel terluar). Masuk ke zona bahaya memerlukan izin khusus dan pengawasan ketat.
  • High Visibility Clothing: Wajib menggunakan rompi keselamatan warna menyala dengan reflektor standar. Anda harus terlihat kontras dengan lingkungan sekitar agar masinis bisa melihat Anda dari jauh.
  • Sistem Lookout (Pengawas): Harus ada petugas khusus (Lookout/Flagman) yang tidak ikut bekerja fisik. Tugasnya hanya satu: memantau kedatangan kereta dan meniup peluit/sirine peringatan. Saat sinyal berbunyi, semua pekerjaan harus berhenti dan pekerja harus menyingkir (clear) dari rel.
  • Larangan Distraksi: Dilarang keras menggunakan HP atau earphone saat berada di area rel. Pendengaran adalah sensor utama keselamatan Anda di sini.

Share: